{"id":2328,"date":"2023-02-18T07:26:59","date_gmt":"2023-02-18T00:26:59","guid":{"rendered":"https:\/\/dekaranganjar.com\/?p=2328"},"modified":"2023-02-22T11:35:35","modified_gmt":"2023-02-22T04:35:35","slug":"harvest-moon-save-the-homeland","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/harvest-moon-save-the-homeland\/","title":{"rendered":"Harvest Moon - \"\"Save the Homeland\"\""},"content":{"rendered":"<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Written on 10\/16\/2016<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">By: Wima Brahmantya<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\"><br>\"Harvest Moon - Save the Homeland\". I played this legendary Playstation 2 game almost 15 years ago. The game tells the story of a young man who comes to the village to revive his grandfather's abandoned farm. It's a 'flat' game. There are no enemies. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Tidak ada persaingan. Tidak ada adegan kekerasan. Hanya merawat ayam, sapi, kuda, dan kemudian jualan telur, susu, keju, sambil sesekali bikin kue untuk dijual di toko atau dimakan sendiri. Meskipun game ini tidak menantang, tapi entah kenapa saya begitu mencintai game ini. Rasanya ini game bikin hati tentrem, apalagi sambil dengerin lagu-lagu country-nya. Bahkan saat itu terbesit cita-cita jadi petani (what???), sesuatu yang sangat tidak mungkin bagi saya yang sedang menapaki cita-cita sebagai musisi. * * * Akhir 2014, Sabda Romo : \u201cLe, kamu harus turun ke Karanganyar. Selamatkan warisan leluhur. Toh kamu dulu yang paling keras menentang waktu kebun ini mau dijual.\u201d Oke. Saya di sini. Berdiri di perkebunan  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2328\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> seluas 250 ha yang sepi dan tidak terawat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Padahal dulu waktu saya kecil, di sini setiap panen raya hampir ga ada sudut yang ga tercium aroma wangi  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2328\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a>. Garuk-garuk sambil ngomong dalam hati, \u201cHarus mulai dari mana?\u201d Saya bukan petani. Saya sudah putuskan untuk jadi seniman. Bahkan saya ga pernah \u201curip ning deso\u201d. Tapi saya cinta perkebunan  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2328\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> ini. Saya cinta perkebunan  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2328\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> ini, karena dari jualan  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2328\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> inilah saya bisa makan dan saya sekolah tinggi sampai lulus kuliah.<br>Lukisan Eyang Kakung dan Eyang Putri masih tergantung di tembok. Saya menatap wajah mereka dengan rasa rindu. Tidak lama kemudian bulik Katminah, pegawai yang sudah 40 tahun lebih mengabdi di sini bilang ke saya, \u201cGus (padahal nama saya bukan \u201cAgus\u201d) \u2026 dulu waktu Gus Wima masih bayi biasanya setiap pagi diajak jalan-jalan sama Eyang, dipanggul terus ditunjukkan kebun sambil bilang \u2018ini nanti semua kamu yang neruskan ya le\u2019. Selalu bilangnya seperti itu.\u201d Ow .. Oke .. Mungkin harus begini ceritanya, seniman banting setir jadi petani  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2328\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> di kaki Gunung Kelud. Maaf teman, demi \u2018dramatisnya cerita ini dengan sangat terpaksa saya harus mengakhiri tulisan ini dengan cara \u201cKeminggris\u201d \u2026 \u201cLET\u2019S DO THE HARVEST MOON IN THE REAL<br>WORLD!!!\u201d \u2013<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ditulis pada 10\/16\/2016 Oleh : Wima Brahmantya \u201cHarvest Moon \u2013 Save the Homeland\u201d. Salah satu game legendaris Playstation 2 ini saya mainkan hampir 15 tahun yang lalu. Game ini bercerita tentang seorang pemuda yang datang ke desa untuk menghidupkan kembali peternakan peninggalan kakeknya yang terbengkalai. Ini game yang \u2018datar\u2019. Tidak ada musuh. Tidak ada persaingan. Tidak ada adegan kekerasan. Hanya merawat ayam, sapi, kuda, dan kemudian jualan telur, susu, keju, sambil sesekali bikin kue untuk dijual di toko atau dimakan sendiri. Meskipun game ini tidak menantang, tapi entah kenapa saya begitu mencintai game ini. Rasanya ini game bikin hati tentrem, apalagi sambil dengerin lagu-lagu country-nya. Bahkan saat itu terbesit cita-cita jadi petani (what???), sesuatu yang sangat tidak mungkin bagi saya yang sedang menapaki cita-cita sebagai musisi. * * * Akhir 2014, Sabda Romo : \u201cLe, kamu harus turun ke Karanganyar. Selamatkan warisan leluhur. Toh kamu dulu yang paling keras menentang waktu kebun ini mau dijual.\u201d Oke. Saya di sini. Berdiri di perkebunan kopi seluas 250 ha yang sepi dan tidak terawat. Padahal dulu waktu saya kecil, di sini setiap panen raya hampir ga ada sudut yang ga tercium aroma wangi kopi. Garuk-garuk sambil ngomong dalam hati, \u201cHarus mulai dari mana?\u201d Saya bukan petani. Saya sudah putuskan untuk jadi seniman. Bahkan saya ga pernah \u201curip ning deso\u201d. Tapi saya cinta perkebunan kopi ini. Saya cinta perkebunan kopi ini, karena dari jualan kopi inilah saya bisa makan dan saya sekolah tinggi sampai lulus kuliah.Lukisan Eyang Kakung dan Eyang Putri masih tergantung di tembok. Saya menatap wajah mereka dengan rasa rindu. Tidak lama kemudian bulik Katminah, pegawai yang sudah 40 tahun lebih mengabdi di sini bilang ke saya, \u201cGus (padahal nama saya bukan \u201cAgus\u201d) \u2026 dulu waktu Gus Wima masih bayi biasanya setiap pagi diajak jalan-jalan sama Eyang, dipanggul terus ditunjukkan kebun sambil bilang \u2018ini nanti semua kamu yang neruskan ya le\u2019. Selalu bilangnya seperti itu.\u201d Ow .. Oke .. Mungkin harus begini ceritanya, seniman banting setir jadi petani kopi di kaki Gunung Kelud. Maaf teman, demi \u2018dramatisnya cerita ini dengan sangat terpaksa saya harus mengakhiri tulisan ini dengan cara \u201cKeminggris\u201d \u2026 \u201cLET\u2019S DO THE HARVEST MOON IN THE REALWORLD!!!\u201d \u2013<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":2329,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2328","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-meneer-notes"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2328","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2328"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2328\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2329"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2328"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2328"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2328"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}