{"id":2337,"date":"2023-02-18T07:35:23","date_gmt":"2023-02-18T00:35:23","guid":{"rendered":"https:\/\/dekaranganjar.com\/?p=2337"},"modified":"2023-07-12T12:44:07","modified_gmt":"2023-07-12T05:44:07","slug":"kamar-eyang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/kamar-eyang\/","title":{"rendered":"Eyang's room"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-group\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\r\n<div class=\"wp-block-group\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Ditulis pada 12\/23\/2016<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">By: Wima Brahmantya<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\"><br \/>Selalu menjadi kebahagiaan buat saya untuk memelihara warisan leluhur. Harapan saya kelak generasi penerus keluarga tidak lupa siapa leluhurnya. Jika di \u201cRumah Lodji\u201d ada satu kamar yang dipersembahkan untuk Bung Karno, maka ada satu lagi kamar yang saya persembahkan untuk Eyang Kakung dan Eyang Putri yang notabene adalah pendiri perusahaan ini.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Jadilah saya seperti seorang \u201ctreasure hunter\u201d, mendatangi rumah-rumah tua milik Eyang yang tersebar di beberapa tempat di Blitar untuk berburu barang-barang peninggalan Eyang.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Dan inilah dia : topi, tas kerja, mesin ketik merk Remington, brankas, lemari, meja rias, dan bahkan surat-surat tulisan tangan nenek yang isinya wejangan kepada anaknya untuk berhati-hati dalam berpacaran, hahaha \u2026<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Seandainya tidak ada \u201cKamar Eyang\u201d ini mungkin barang-barang tsb akan tetap membusuk di gudang, dan menunggu habis dimakan rayap atau dijadikan kayu bakar. Tapi hari ini mereka tertata rapi dan anggun sehingga menjadi salah satu saya tarik di perkebunan kami.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Oh ya, beberapa pengunjung bilang kalau mereka langsung merinding begitu masuk ke kamar ini. Hahaha .. kebanyakan nonton film horor kali mereka.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"has-text-align-justify wp-block-paragraph\">Tapi emang benar ada satu perabotan yang menurut \u201cterawangan perdukunan\u201d saya yang memancarkan energi yang besar. Benda itu adalah dipan kuno peninggalan Eyang Ndoro Tedjo, leluhur saya yang dulu jadi Wedana Srengat sekaligus putra sulung Tumenggung Hasan Witono yang dulu ikut berjuang bersama Pangeran Diponegoro pada masa Perang Jawa tahun 1825-1830.<\/p>\r\n<\/div><\/div>\r\n<\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ditulis pada 12\/23\/2016 Oleh : Wima Brahmantya Selalu menjadi kebahagiaan buat saya untuk memelihara warisan leluhur. Harapan saya kelak generasi penerus keluarga tidak lupa siapa leluhurnya. Jika di \u201cRumah Lodji\u201d ada satu kamar yang dipersembahkan untuk Bung Karno, maka ada satu lagi kamar yang saya persembahkan untuk Eyang Kakung dan Eyang Putri yang notabene adalah pendiri perusahaan ini. Jadilah saya seperti seorang \u201ctreasure hunter\u201d, mendatangi rumah-rumah tua milik Eyang yang tersebar di beberapa tempat di Blitar untuk berburu barang-barang peninggalan Eyang. Dan inilah dia : topi, tas kerja, mesin ketik merk Remington, brankas, lemari, meja rias, dan bahkan surat-surat tulisan tangan nenek yang isinya wejangan kepada anaknya untuk berhati-hati dalam berpacaran, hahaha \u2026 Seandainya tidak ada \u201cKamar Eyang\u201d ini mungkin barang-barang tsb akan tetap membusuk di gudang, dan menunggu habis dimakan rayap atau dijadikan kayu bakar. Tapi hari ini mereka tertata rapi dan anggun sehingga menjadi salah satu saya tarik di perkebunan kami. Oh ya, beberapa pengunjung bilang kalau mereka langsung merinding begitu masuk ke kamar ini. Hahaha .. kebanyakan nonton film horor kali mereka. Tapi emang benar ada satu perabotan yang menurut \u201cterawangan perdukunan\u201d saya yang memancarkan energi yang besar. Benda itu adalah dipan kuno peninggalan Eyang Ndoro Tedjo, leluhur saya yang dulu jadi Wedana Srengat sekaligus putra sulung Tumenggung Hasan Witono yang dulu ikut berjuang bersama Pangeran Diponegoro pada masa Perang Jawa tahun 1825-1830.<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":2338,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2337","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-meneer-notes"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2337","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2337"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2337\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2338"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2337"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2337"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2337"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}