{"id":2569,"date":"2023-02-28T11:52:12","date_gmt":"2023-02-28T04:52:12","guid":{"rendered":"https:\/\/dekaranganjar.com\/?p=2569"},"modified":"2023-07-12T12:38:57","modified_gmt":"2023-07-12T05:38:57","slug":"kopi-warak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/kopi-warak\/","title":{"rendered":"Kopi Warak"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Ditulis pada 7 Januari 2018<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">By: Wima Brahmantya<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ide awal meluncurkan produk \u201c <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >Coffee<\/a> Warak\u201d ini berawal dari kejengkelan saya terhadap Ibu, yang mana sudah saya minta untuk mengonsumsi produk  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> sendiri (De Karanganjar Koffie) tapi entah sadar atau tidak masih saja beli  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> sachet bermerek KA. Ternyata alasannya selain  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> sachet tsb lebih murah juga lebih praktis, tinggal sobek, tuang, dan seduh. Tanpa harus repot-repot menakar dan menambah gula.<br><br>Saya pikir-pikir benar juga ya. Produk \u201cDe Karanganjar Koffie\u201d yang kami jual selama ini memang kelas  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> premium, alias  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> murni. Harganya pun lebih mahal daripada  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> sachet. Itu pun masih harus menakar dan menambah gula bagi yang tidak suka  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> pahit. Sehingga  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> premium ini memang peruntukannya lebih pada produk oleh-oleh, atau juga pangsa pasarnya para penikmat  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> (yang kebalikannya, tidak suka  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> sachet). Itulah pada akhirnya kami memutuskan untuk memproduksi  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> sachetan dengan harga murah dan praktis untuk dikomsumsi.<br><br>Satu hal penting untuk diperhatikan, bahwa meskipun ini  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> sachet tapi kami masih menggunakan  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> Blitar sebagai bahan utamanya. Sedangkan kebanyakan  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> sachet yang beredar di pasaran itu sih menggunakan \u201cperasa  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> (coffee essence)\u201d saja, bukan  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> beneran, hehe \u2026<br><br>Kenapa dinamakan \u201c <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >Coffee<\/a> Warak\u201d?<br><br>Jadi  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >Coffee<\/a> Warak terinspirasi dari situs Arca Warak yang jaraknya sekitar 1 km dari Keboen  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >Coffee<\/a> Karanganjar. Dengan mengonsumsi  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >Coffee<\/a> Warak saya berharap bahwa masyarakat, Blitar khususnya, bisa mengetahui atau mengingat kembali bahwa Blitar memiliki situs purbakala yang penting, yaitu Arca Warak yang sampai saat ini belum jelas dibangun di zaman apa. Ada yang berpendapat situs tersebut dibangun di zaman Singhasari, tapi ada juga yang bilang zaman Majapahit. Yang jelas dengan peluncuran produk  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >Coffee<\/a> Warak ini, kami dari Keboen  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >Coffee<\/a> Karanganjar akan berkomitmen untuk ikut merawat situs tersebut.<br><br>Lalu \u201cWarak\u201d itu sebenarnya apa?<br><br>\u201cWarak\u201d dalam bahasa Jawa berarti \u201cbadak\u201d. Filosofi badak sangat pas jika disandingkan dengan  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2569\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a>. Anda tahu bagaimana perilaku badak?<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ditulis pada 7 Januari 2018 Oleh\u00a0 : Wima Brahmantya Ide awal meluncurkan produk \u201c Kopi Warak\u201d ini berawal dari kejengkelan saya terhadap Ibu, yang mana sudah saya minta untuk mengonsumsi produk kopi sendiri (De Karanganjar Koffie) tapi entah sadar atau tidak masih saja beli kopi sachet bermerek KA. Ternyata alasannya selain kopi sachet tsb lebih murah juga lebih praktis, tinggal sobek, tuang, dan seduh. Tanpa harus repot-repot menakar dan menambah gula. Saya pikir-pikir benar juga ya. Produk \u201cDe Karanganjar Koffie\u201d yang kami jual selama ini memang kelas kopi premium, alias kopi murni. Harganya pun lebih mahal daripada kopi sachet. Itu pun masih harus menakar dan menambah gula bagi yang tidak suka kopi pahit. Sehingga kopi premium ini memang peruntukannya lebih pada produk oleh-oleh, atau juga pangsa pasarnya para penikmat kopi (yang kebalikannya, tidak suka kopi sachet). Itulah pada akhirnya kami memutuskan untuk memproduksi kopi sachetan dengan harga murah dan praktis untuk dikomsumsi. Satu hal penting untuk diperhatikan, bahwa meskipun ini kopi sachet tapi kami masih menggunakan kopi Blitar sebagai bahan utamanya. Sedangkan kebanyakan kopi sachet yang beredar di pasaran itu sih menggunakan \u201cperasa kopi (coffee essence)\u201d saja, bukan kopi beneran, hehe \u2026 Kenapa dinamakan \u201c Kopi Warak\u201d? Jadi Kopi Warak terinspirasi dari situs Arca Warak yang jaraknya sekitar 1 km dari Keboen Kopi Karanganjar. Dengan mengonsumsi Kopi Warak saya berharap bahwa masyarakat, Blitar khususnya, bisa mengetahui atau mengingat kembali bahwa Blitar memiliki situs purbakala yang penting, yaitu Arca Warak yang sampai saat ini belum jelas dibangun di zaman apa. Ada yang berpendapat situs tersebut dibangun di zaman Singhasari, tapi ada juga yang bilang zaman Majapahit. Yang jelas dengan peluncuran produk Kopi Warak ini, kami dari Keboen Kopi Karanganjar akan berkomitmen untuk ikut merawat situs tersebut. Lalu \u201cWarak\u201d itu sebenarnya apa? \u201cWarak\u201d dalam bahasa Jawa berarti \u201cbadak\u201d. Filosofi badak sangat pas jika disandingkan dengan kopi. Anda tahu bagaimana perilaku badak?<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":2570,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2569","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-meneer-notes"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2569","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2569"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2569\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2570"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2569"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2569"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2569"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}