{"id":2593,"date":"2023-02-28T15:33:33","date_gmt":"2023-02-28T08:33:33","guid":{"rendered":"https:\/\/dekaranganjar.com\/?p=2593"},"modified":"2023-07-12T12:32:34","modified_gmt":"2023-07-12T05:32:34","slug":"matur-nuwun-mbok-boinem","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/matur-nuwun-mbok-boinem\/","title":{"rendered":"Matur Nuwun .. Mbok Boinem .."},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Ditulis pada 09 Agustus 2017<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">By: Wima Brahmantya<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cGus .. hari ini saya berhenti kerja ya, saya sudah tidak kuat lagi\u201d.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(Note \u00bb \u201cGus\u201d ini sebutan buat orang yang dihormati, bukan berarti nama saya berubah jadi \u201cAgus\u201d)<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mbok Boinem (76 tahun), sudah kerja di Keboen dari zaman Kakek saya di era 60-an. Beliau yang selalu rajin merawat bibit-bibit  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2593\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> dan cengkeh setiap hari walau usianya sudah senja. Pernah suatu hari saya tertegun tatkala melihat jari jemarinya yang sudah keriput memetik satu demi satu buah  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2593\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> yang sudah memerah.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTitip Keboen ya Gus. Saya doakan semoga tambah maju dan bisa berjaya lagi seperti dulu\u201d.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Amien \u2026.. Semakin tidak bisa berkata apa-apa tatkala beliau mengusap air matanya pake kain jaritnya yang sudah kumal.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Inilah sosok karyawan dari dunia masa lalu yang sangat setia, penuh pengabdian, pekerja keras, dan tidak banyak mengeluh. Tentu berbeda sekali dan kebanyakan karyawan masa sekarang yang \u201cstandar kenyamanannya\u201d cukup tinggi.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan saya jadi sedikit merasa bersalah, karena dalam 3 tahun kepemimpinan saya (meskipun sudah beberapa kali menaikkan gaji karyawan secara keseluruhan) belum bisa memberikan kepada Mbok Boinem gaji yang layak.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSehat-sehat, panjang umur nggih Mbok \u2026 sering-sering main kesini, kebunnya disambangi nggih ..\u201d, kata saya ketika menjabat tangannya.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ditulis pada 09 Agustus 2017 Oleh : Wima Brahmantya \u201cGus .. hari ini saya berhenti kerja ya, saya sudah tidak kuat lagi\u201d. (Note \u00bb \u201cGus\u201d ini sebutan buat orang yang dihormati, bukan berarti nama saya berubah jadi \u201cAgus\u201d) Mbok Boinem (76 tahun), sudah kerja di Keboen dari zaman Kakek saya di era 60-an. Beliau yang selalu rajin merawat bibit-bibit kopi dan cengkeh setiap hari walau usianya sudah senja. Pernah suatu hari saya tertegun tatkala melihat jari jemarinya yang sudah keriput memetik satu demi satu buah kopi yang sudah memerah. \u201cTitip Keboen ya Gus. Saya doakan semoga tambah maju dan bisa berjaya lagi seperti dulu\u201d. Amien \u2026.. Semakin tidak bisa berkata apa-apa tatkala beliau mengusap air matanya pake kain jaritnya yang sudah kumal. Inilah sosok karyawan dari dunia masa lalu yang sangat setia, penuh pengabdian, pekerja keras, dan tidak banyak mengeluh. Tentu berbeda sekali dan kebanyakan karyawan masa sekarang yang \u201cstandar kenyamanannya\u201d cukup tinggi. Dan saya jadi sedikit merasa bersalah, karena dalam 3 tahun kepemimpinan saya (meskipun sudah beberapa kali menaikkan gaji karyawan secara keseluruhan) belum bisa memberikan kepada Mbok Boinem gaji yang layak. \u201cSehat-sehat, panjang umur nggih Mbok \u2026 sering-sering main kesini, kebunnya disambangi nggih ..\u201d, kata saya ketika menjabat tangannya.<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":2594,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2593","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-meneer-notes"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2593","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2593"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2593\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2594"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2593"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2593"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2593"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}