{"id":2896,"date":"2023-05-15T10:20:43","date_gmt":"2023-05-15T03:20:43","guid":{"rendered":"https:\/\/dekaranganjar.com\/the-grass-is-always-greener-on-the-other-side-of-the-fence\/"},"modified":"2023-05-20T10:19:06","modified_gmt":"2023-05-20T03:19:06","slug":"the-grass-is-always-greener-on-the-other-side-of-the-fence","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/the-grass-is-always-greener-on-the-other-side-of-the-fence\/","title":{"rendered":"The Grass Is Always Greener On The Other Side Of The Fence"},"content":{"rendered":"<p>Written on 09 December 2018<\/p>\n<p>By: Wima Brahmantya<\/p>\n<p>I realised this truth while travelling with a French girl (eaaa!!) a few years ago. When we were travelling through the rice fields, she was so excited that she switched on her camera.<\/p>\n<p>\u201cCeklik .. ceklik\u201d.<\/p>\n<p>I wondered, what's so special about rice fields? But he told me that it was beautiful because there was no view like this in Europe.<\/p>\n<p>Begitu pula di awal-awal kami membuka program magang di Keboen  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2896\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >Coffee<\/a> Karanganjar, seorang peserta magang kami asal Rusia begitu takjub melihat bibit  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2896\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> dan memotretnya dari berbagai sudut. Saya sendiri sampai pada saat itu belum begitu menyadari bahwa tanaman  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"2896\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> itu bisa sangat menarik.<\/p>\n<p>Even an intern from Tunisia (who is used to living in the desert) was moved to tears by the sight of Telaga Pacuh near our verdant plantation.<\/p>\n<p>\u201cIni seperti jannah\u201d, katanya. \u201cBagaimana perasaanmu Mima ehh Wima hidup di tempat seindah ini?\u201d<\/p>\n<p>Eehhmmm \u2026. biasa aja tuuh, jawab saya sambil cengar-cengir.<\/p>\n<p>In this photo I uploaded, an Italian intern was excited to see a field of pineapples. He had no idea that pineapples grow underground.<\/p>\n<p>\u201cMengingatkan saya pada Mandragora di Harry Potter\u201d, katanya.<\/p>\n<p>So far we have seen that nature in other continents, Europe for example, is so beautiful and we sometimes wonder why we were not born there. But let's not forget that tropical nature with its coconut trees, palms, bananas, rice paddies is very enchanting to other nations. There is no region that has such a rich flora and diversity of fruits as the tropics like this archipelago.<\/p>\n<p>Cherry blossoms are very beautiful, but perhaps not that beautiful to the Japanese. So we can be fascinated by the beauty of foreign native plants but that doesn't mean it's okay to make fun of our own native plants.<\/p>\n<p>Especially if you don't know the properties and ecological benefits, like water hyacinth plants for example.<\/p>\n<p>Eh?!<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ditulis pada 09 Desember 2018 Oleh : Wima Brahmantya Saya menyadari kebenaran itu ketika melancong bersama seorang cewek Perancis (eaaa!!) beberapa tahun lalu. Ketika kami melintasi persawahan si Perancis begitu antusias dan menyalakan kameranya. \u201cCeklik .. ceklik\u201d. Saya heran, apa sih istimewanya sawah? Tapi dia bilang bahwa ini indah sekali karena di Eropa tidak ada pemandangan seperti ini. Begitu pula di awal-awal kami membuka program magang di Keboen Kopi Karanganjar, seorang peserta magang kami asal Rusia begitu takjub melihat bibit kopi dan memotretnya dari berbagai sudut. Saya sendiri sampai pada saat itu belum begitu menyadari bahwa tanaman kopi itu bisa sangat menarik. Bahkan seorang peserta magang asal Tunisia (yang terbiasa hidup di gurun) menitikkan air mata begitu menyaksikan Telaga Pacuh di dekat perkebunan kami yang begitu hijau. \u201cIni seperti jannah\u201d, katanya. \u201cBagaimana perasaanmu Mima ehh Wima hidup di tempat seindah ini?\u201d Eehhmmm \u2026. biasa aja tuuh, jawab saya sambil cengar-cengir. Di foto yang saya unggah ini, seorang peserta magang asal Italia begitu kegirangan menyaksikan ladang nanas. Dia tidak mengira bahwa nanas tumbuh di bawah tanah. \u201cMengingatkan saya pada Mandragora di Harry Potter\u201d, katanya. Selama ini kita melihat bahwa alam di benua lain, Eropa misalnya begitu indah dan kita kadang iri kenapa kita tidak dilahirkan di sana saja. Tapi jangan lupa bahwa alam tropis dengan pohon kelapa, palem, pisang, sawah itu sangat mempesona bagi bangsa lain. Tidak ada suatu daerah yang punya kekayaan flora dan keanekaragaman buah-buahan yang sekaya daerah tropis seperti Nusantara ini. Bunga Sakura memang sangat indah, tapi barangkali tidak seindah itu buat orang Jepang. Maka kita boleh terpesona akan keindahan tanaman asli luar negeri tapi tidak berarti okay untuk mengolok-olok tanaman asli negeri sendiri. Apalagi kalo belum tau khasiat dan manfaat ekologinya, seperti tanaman Enceng Gondok misalnya. Eh?!<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":2895,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2896","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-meneer-notes"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2896","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2896"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2896\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2895"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2896"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2896"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2896"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}