{"id":3146,"date":"2023-08-07T19:02:14","date_gmt":"2023-08-07T12:02:14","guid":{"rendered":"https:\/\/dekaranganjar.com\/?p=3146"},"modified":"2023-08-07T19:02:14","modified_gmt":"2023-08-07T12:02:14","slug":"yang-aneh-dari-muslim-di-china","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/yang-aneh-dari-muslim-di-china\/","title":{"rendered":"The \"Strange\" Things About Muslims in China"},"content":{"rendered":"<p>Ditulis pada 27 Februari 2023<\/p>\n<p>By: Wima Brahmantya<\/p>\n<p>Namanya HUANG LI, dipanggil &#8220;Tracy&#8221;. Dia anak magang pertama dari China.<\/p>\n<p>Ada satu obrolan menarik. Kami diskusi tentang Laksamana Cheng Ho atau di China disebut Zheng He. Selama ini Zheng He dikenal sebagai seorang &#8220;Muslim&#8221; yang konon ikut menyebarkan Islam di Jawa.<\/p>\n<p>Tracy terkejut. Saya bilang Zheng He adalah seorang etnis Hui, yang merupakan &#8216;etnis Muslim&#8217; di China.<\/p>\n<p>&#8220;Tapi selama ini yang saya tahu Zheng He adalah etnis Han&#8221;, katanya.<\/p>\n<p>Lalu saya katakan bukankah etnis Hui memang seetnis dengan Han, hanya beda keyakinan saja?<\/p>\n<p>&#8220;Ya, etnis Hui sama dengan kami etnis Han. Kecuali orang Uighur yang lebih mirip orang Rusia.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Well, saya tahu orang Uighur. Tapi saya lagi membicarakan etnis Hui&#8221;, jawab saya.<\/p>\n<p>&#8220;Iya, etnis Uighur itu termasuk Hui, karena mereka Muslim&#8221;.<\/p>\n<p>Gantian sekarang saya bingung.<\/p>\n<p>&#8220;Sebentar .. Etnis Hui dan Uighur itu beda kan? Walaupun sesama &#8216;Muslim&#8217;. Btw Islam itu soal keyakinan loh, ga ada soal sama etnis!&#8221; saya ngotot.<\/p>\n<p>Kami berdebat, mencoba menyamakan persepsi, walau sama-sama bingung.<\/p>\n<p>&#8220;Oke saya tanya, kalau seorang Han masuk Islam, apa dia masih dianggap Han?&#8221;<\/p>\n<p>Dia jawab : &#8220;Tidak. Dia sudah bukan Han lagi. Dia Hui.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Kok gitu? Di sini orang Jawa misalnya, dia bisa sebagai Muslim, Kristen, Buddha. Apa pun keyakinannya ga akan mengubah jati dirinya sebagai orang Jawa.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Iya, tapi di China memang cara pandangnya begitu&#8221;.<\/p>\n<p>&#8220;Oke sekarang kalau orang Han jadi Kristen, apakah dia masih dianggap Han?&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Ya kalau itu tetap Han&#8221;.<\/p>\n<p>Garuk-garuk kepala saya hahaha ..<\/p>\n<p>&#8220;Soal Muslim ini memang kompleks. Karena sejarah panjang di negeri kami. Jadi Pemerintah menggolongkan orang-orang Muslim sebagai etnis tersendiri ..&#8221;, kata Tracy.<\/p>\n<p>&#8220;Tapi saya sekarang juga mulai paham ternyata Muslim itu bukan etnis ya. Jadi selama ini kami salah persepsi&#8221;, tambahnya.<\/p>\n<p>&#8220;Yup. Kamu bisa menjadi Chinese Muslim, American Muslim, African Muslim tanpa harus kehilangan identitasmu. Sama kok, kamu juga bisa jadi Jawa Kristen atau Arab Kristen.&#8221;<\/p>\n<p>Dan demikianlah asyiknya bertukar pikiran dengan orang asing. Kami sama-sama dapat wawasan baru.<\/p>\n<p>Masih ada obrolan menarik lainnya dengan Tracy yang akan dibahas di lain kesempatan.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ditulis pada 27 Februari 2023 Oleh : Wima Brahmantya Namanya HUANG LI, dipanggil &#8220;Tracy&#8221;. Dia anak magang pertama dari China. Ada satu obrolan menarik. Kami diskusi tentang Laksamana Cheng Ho atau di China disebut Zheng He. Selama ini Zheng He dikenal sebagai seorang &#8220;Muslim&#8221; yang konon ikut menyebarkan Islam di Jawa. Tracy terkejut. Saya bilang Zheng He adalah seorang etnis Hui, yang merupakan &#8216;etnis Muslim&#8217; di China. &#8220;Tapi selama ini yang saya tahu Zheng He adalah etnis Han&#8221;, katanya. Lalu saya katakan bukankah etnis Hui memang seetnis dengan Han, hanya beda keyakinan saja? &#8220;Ya, etnis Hui sama dengan kami etnis Han. Kecuali orang Uighur yang lebih mirip orang Rusia.&#8221; &#8220;Well, saya tahu orang Uighur. Tapi saya lagi membicarakan etnis Hui&#8221;, jawab saya. &#8220;Iya, etnis Uighur itu termasuk Hui, karena mereka Muslim&#8221;. Gantian sekarang saya bingung. &#8220;Sebentar .. Etnis Hui dan Uighur itu beda kan? Walaupun sesama &#8216;Muslim&#8217;. Btw Islam itu soal keyakinan loh, ga ada soal sama etnis!&#8221; saya ngotot. Kami berdebat, mencoba menyamakan persepsi, walau sama-sama bingung. &#8220;Oke saya tanya, kalau seorang Han masuk Islam, apa dia masih dianggap Han?&#8221; Dia jawab : &#8220;Tidak. Dia sudah bukan Han lagi. Dia Hui.&#8221; &#8220;Kok gitu? Di sini orang Jawa misalnya, dia bisa sebagai Muslim, Kristen, Buddha. Apa pun keyakinannya ga akan mengubah jati dirinya sebagai orang Jawa.&#8221; &#8220;Iya, tapi di China memang cara pandangnya begitu&#8221;. &#8220;Oke sekarang kalau orang Han jadi Kristen, apakah dia masih dianggap Han?&#8221; &#8220;Ya kalau itu tetap Han&#8221;. Garuk-garuk kepala saya hahaha .. &#8220;Soal Muslim ini memang kompleks. Karena sejarah panjang di negeri kami. Jadi Pemerintah menggolongkan orang-orang Muslim sebagai etnis tersendiri ..&#8221;, kata Tracy. &#8220;Tapi saya sekarang juga mulai paham ternyata Muslim itu bukan etnis ya. Jadi selama ini kami salah persepsi&#8221;, tambahnya. &#8220;Yup. Kamu bisa menjadi Chinese Muslim, American Muslim, African Muslim tanpa harus kehilangan identitasmu. Sama kok, kamu juga bisa jadi Jawa Kristen atau Arab Kristen.&#8221; Dan demikianlah asyiknya bertukar pikiran dengan orang asing. Kami sama-sama dapat wawasan baru. Masih ada obrolan menarik lainnya dengan Tracy yang akan dibahas di lain kesempatan.<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":3144,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3146","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-meneer-notes"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3146","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3146"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3146\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3144"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3146"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3146"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3146"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}