{"id":4026,"date":"2023-12-26T21:52:16","date_gmt":"2023-12-26T14:52:16","guid":{"rendered":"https:\/\/dekaranganjar.com\/?p=4026"},"modified":"2023-12-26T21:52:16","modified_gmt":"2023-12-26T14:52:16","slug":"5-destinasi-wisata-sejarah-blitar-untuk-mengisi-libur-sekolah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/5-destinations-historical-tourism-blitar-for-school-holidays\/","title":{"rendered":"5 Historical Tourism Destinations in Blitar for School Holidays"},"content":{"rendered":"<p>School and college holidays are a much-awaited moment for students. They get a chance to take a break from the gruelling routine of studying and explore the world beyond textbooks.<\/p>\n<p>At the end of the year, many of them utilise this free time to conduct research or personal projects.<\/p>\n<p>For those of you who are looking for a place that is interesting and full of knowledge, historical tourism in Blitar is the answer.<\/p>\n<p>Blitar, sebuah kota di Jawa Timur, adalah rumah bagi beberapa situs bersejarah yang menakjubkan. Dari perkebunan  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"4026\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> hingga candi kuno, kota ini menawarkan berbagai pilihan untuk para pencinta sejarah.<\/p>\n<p>Here are five historical tourist destinations in Blitar that you can visit during your school or college holidays:<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<h2>1. De Karanganjar Koffieplantage<\/h2>\n<p>De Karanganjar Koffieplantage adalah perkebunan  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"4026\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> tertua yang telah berdiri sejak 1874. Selama puluhan tahun, perkebunan ini dikelola oleh perusahaan Belanda, hingga pada tahun 1957 Presiden Sukarno melakukan nasionalisasi terhadap aset-aset negara yang dikelola oleh perusahaan asing.<\/p>\n<p>It is located on the slopes of Mount Kelud, East Java, at an altitude of between 475 - 650 metres above sea level. Other commodities such as cloves, sugarcane and durian are also grown in the plantation area.<\/p>\n<p>Perkebunan  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"4026\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> ini menawarkan berbagai aktivitas edukatif seperti tur perkebunan, pelatihan barista, dan sesi cupping di mana pengunjung dapat mencoba berbagai jenis  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"4026\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> dan belajar tentang perbedaan antara robusta, excelsa, dan arabica.<\/p>\n<p>Selain itu, pengunjung juga dapat belajar tentang sejarah perkebunan  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"4026\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> dan proses pembuatan  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"4026\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> dari biji hingga cangkir, serta berkunjung ke museum Noegroho dan Rumah Lodji.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<h2>\n2. Penataran Museum<\/h2>\n<p>Penataran Museum was originally called Blitar Museum, founded by Blitar Regent Warsokusumo.<\/p>\n<p>In 1866 the museum was located in the Blitar Regency Hall Complex, then moved to the Penataran Temple area in 1999, and changed its name to Penataran Museum.<\/p>\n<p>Penataran Museum is present as a means to protect archaeological objects around Blitar Regency. In addition to functioning to protect relics of the past, this museum is also used for recreation, education, and research.<\/p>\n<p>The museum's flagship collection consists of Brahma statues, Vishnu statues, Shiva statues; Durga Mahisasuramardini statues; Siva Gajahsura statues, embodiment statues, Shiva Trisirah.<\/p>\n<p>Penataran Museum can be an interesting destination for students. They can learn about ancient Javanese history and culture, as well as see first-hand their unique architecture and fine arts.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<h2>\n3. Balekambang Umpak Site<\/h2>\n<p>The Umpak Balekambang site is located in Modangan Village, Nglegok Subdistrict, Blitar Regency, East Java and is widely known for having 36 stone umpak placed and arranged in a row from front to back.<\/p>\n<p>Nama \u201cUmpak Balekambang\u201d berasal dari dua kata, yaitu \u201cbale\u201d yang berarti tempat persinggahan dan \u201ckambang\u201d yang berarti mengambang.<\/p>\n<p>This site is believed to be a stopover for Majapahit kings when visiting Blitar. The red stone at this location is characteristic of the Majapahit Kingdom.<\/p>\n<p>In one of the umpak stones is written a number 1272 saka or 1350 AD which is thought to be the beginning of the creation or emergence of the Umpak Site.<\/p>\n<p>In addition, this place also functions as a sacred building to worship by getting closer to God in order to avoid danger, especially the natural disaster of the eruption of Mount Kelud.<\/p>\n<p>Visitors can see the various stone structures and learn about their functions and symbolic meanings.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<h2>\n4. Bung Karno Gallery Museum<\/h2>\n<p>Bung Karno Gallery Museum is a museum dedicated to Indonesia's first president, Soekarno, located on Jl. Kalasan No.1, Bendogerit Village, Sananwetan District, Blitar City.<\/p>\n<p>The museum is located in the same area as Bung Karno's Tomb and was inaugurated by Indonesia's 5th President Megawati Soekarnoputri on 3 July 2004.<\/p>\n<p>Various collections related to the history of Bung Karno's journey to the history of the Indonesian nation are displayed in this museum.<\/p>\n<p>The collections range from Bung Karno's paintings, photographs of Bung Karno, Bung Karno's serial money from 1964, to items that Bung Karno once wore such as suits, shirts, briefcases, caps, and glasses.<\/p>\n<p>The Bung Karno Gallery Museum in Blitar has a unique painting of Bung Karno. When viewed from the side, it looks as if the heart in the painting is beating.<\/p>\n<p>In addition, the museum also offers various books that discuss Bung Karno's life story and struggles.<\/p>\n<p>Visitors can deepen their knowledge of Bung Karno's history and struggle through these books.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<h2>\n5. Penataran Temple<\/h2>\n<p>Penataran Temple is a Hindu Shiva temple complex located in Penataran Village, Nglegok Subdistrict, Blitar Regency, East Java.<\/p>\n<p>This temple is one of the grandest and largest Hindu temple complexes in East Java and is located on the southwestern slope of Mount Kelud.<\/p>\n<p>Penataran Temple is thought to have been built during the time of King Srengga of the Kadiri Kingdom around 1200 AD and continued in use until the reign of Wikramawardhana, King of the Majapahit Kingdom around 1415.<\/p>\n<p>Dalam kitab Desawarnana atau Nagarakretagama yang ditulis pada tahun 1365, Candi ini disebut sebagai bangunan suci \u201cPalah\u201d yang dikunjungi Raja Hayam Wuruk dalam perjalanannya mengelilingi Jawa Timur.<\/p>\n<p>Behind the main temple on the east side, there is a river that has its headwaters in Mount Kelud. The temple complex is arranged in a linear pattern, with several ancillary temples and a hall located in front of the main temple.<\/p>\n<p>Visitors can explore the vast temple complex and marvel at the impressive reliefs and ancient architecture.<\/p>\n<p>Each of these tourist destinations has its own uniqueness, ranging from travel routes, accessibility conditions, activities that can be done in these tourist attractions, the characteristics of the place, to its uniqueness. You will get a different experience in each place.<\/p>\n<p>To conclude, De Karanganjar Koffieplantage is a great destination to spend your school holidays and learn about history.<\/p>\n<p>In addition to learning history in museums and lodji houses, visitors can also enjoy cross culture programmes with Caucasians that are no less exciting and interesting.<\/p>\n<p>So, what are you waiting for? Plan your holiday now and explore the beauty of history in Blitar!<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Libur sekolah dan kuliah adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh para pelajar dan mahasiswa. Mereka mendapatkan kesempatan untuk beristirahat dari rutinitas belajar yang melelahkan dan menjelajahi dunia di luar buku teks. Di penghujung tahun, banyak dari mereka yang memanfaatkan waktu luang ini untuk melakukan penelitian atau proyek pribadi. Bagi Anda yang mencari tempat yang menarik dan penuh dengan pengetahuan, wisata sejarah di Blitar adalah jawabannya. Blitar, sebuah kota di Jawa Timur, adalah rumah bagi beberapa situs bersejarah yang menakjubkan. Dari perkebunan kopi hingga candi kuno, kota ini menawarkan berbagai pilihan untuk para pencinta sejarah. Berikut adalah lima destinasi wisata sejarah Blitar yang dapat Anda kunjungi selama libur sekolah atau kuliah: \u00a0 1. De Karanganjar Koffieplantage De Karanganjar Koffieplantage adalah perkebunan kopi tertua yang telah berdiri sejak 1874. Selama puluhan tahun, perkebunan ini dikelola oleh perusahaan Belanda, hingga pada tahun 1957 Presiden Sukarno melakukan nasionalisasi terhadap aset-aset negara yang dikelola oleh perusahaan asing. Lokasinya berada di lereng Gunung Kelud, Jawa Timur, pada ketinggian antara 475 \u2013 650 meter dari permukaan air laut. Di area perkebunan ini juga ditanam komoditi lainnya seperti cengkeh, tebu dan durian. Perkebunan kopi ini menawarkan berbagai aktivitas edukatif seperti tur perkebunan, pelatihan barista, dan sesi cupping di mana pengunjung dapat mencoba berbagai jenis kopi dan belajar tentang perbedaan antara robusta, excelsa, dan arabica. Selain itu, pengunjung juga dapat belajar tentang sejarah perkebunan kopi dan proses pembuatan kopi dari biji hingga cangkir, serta berkunjung ke museum Noegroho dan Rumah Lodji. \u00a0 2. Museum Penataran Museum Penataran pada awalnya bernama Museum Blitar yang didirikan oleh Bupati Blitar, Warsokusumo. Pada 1866 museum ini berada di Kompleks Pendopo Kabupaten Blitar, kemudian dipindahkan ke area Percandian Penataran pada tahun 1999, dan berganti nama menjadi Museum Penataran. Museum Penataran hadir sebagai sarana untuk melindungi benda purbakala yang ada di sekitar Kabupaten Blitar, selain difungsikan untuk melindungi peninggalan masa lalu, museum ini juga dimanfaatkan untuk rekreasi, pendidikan, dan juga penelitian. Koleksi unggulan dari museum ini terdiri dari arca Brahma, arca Wisnu, arca Siwa; arca Durga Mahisasuramardini; arca Siva Gajahsura, arca perwujudan, Siwa Trisirah. Museum Penataran dapat menjadi destinasi yang menarik bagi pelajar dan mahasiswa. Mereka dapat belajar tentang sejarah dan budaya Jawa kuno, serta melihat langsung keunikan arsitektur dan seni rupa mereka. \u00a0 3. Situs Umpak Balekambang Situs Umpak Balekambang terletak di Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur dan banyak dikenal karena memiliki 36 buah batu umpak yang diletakkan dan disusun berjajar dari depan ke belakang. Nama \u201cUmpak Balekambang\u201d berasal dari dua kata, yaitu \u201cbale\u201d yang berarti tempat persinggahan dan \u201ckambang\u201d yang berarti mengambang. Situs ini diyakini sebagai tempat persinggahan raja-raja Majapahit saat berkunjung ke Blitar. Batu merah yang ada di lokasi ini merupakan karakteristik dari Kerajaan Majapahit. Dalam salah satu batu umpak tertulis sebuah angka tahun 1272 saka atau 1350 masehi yang diperkirakan sebagai awal pembuatan atau munculnya Situs Umpak. Selain itu, tempat ini juga berfungsi sebagai bangunan suci untuk beribadah dengan mendekatkan diri kepada Tuhan agar terhindar dari bahaya terutama bencana alam letusan Gunung Kelud. Pengunjung dapat melihat berbagai struktur batu umpak dan belajar tentang fungsi dan makna simbolis mereka. \u00a0 4. Museum Galeri Bung Karno Museum Galeri Bung Karno adalah sebuah museum yang didedikasikan untuk Presiden pertama Indonesia, Soekarno yang berlokasi di Jl. Kalasan No.1, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Museum ini berada dalam satu kawasan dengan Makam Bung Karno dan diresmikan oleh Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri pada 3 Juli 2004. Berbagai koleksi yang berkaitan dengan sejarah perjalanan Bung Karno hingga sejarah bangsa Indonesia ditampilkan di museum ini. Koleksi-koleksi tersebut beragam, mulai dari lukisan Bung Karno, foto-foto Bung Karno, uang seri Bung Karno dari tahun 1964, hingga barang-barang yang pernah dipakai oleh Bung Karno seperti jas, kemeja, koper, peci, dan kacamata. Museum Galeri Bung Karno di Blitar memiliki lukisan Bung Karno yang unik. Jika dilihat dari samping, tampak seolah-olah jantung pada lukisan tersebut berdetak. Selain itu, museum ini juga menawarkan berbagai buku yang membahas tentang kisah hidup serta perjuangan Bung Karno. Pengunjung dapat memperdalam pengetahuan mereka tentang sejarah dan perjuangan Bung Karno melalui buku-buku tersebut. \u00a0 5. Candi Penataran Candi Penataran adalah sebuah kompleks candi Hindu Siwa yang terletak di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Candi ini merupakan salah satu kompleks candi Hindu termegah dan terluas di Jawa Timur dan terletak di lereng barat daya Gunung Kelud. Candi Penataran diperkirakan dibangun pada masa Raja Srengga dari Kerajaan Kadiri sekitar tahun 1200 Masehi dan berlanjut digunakan sampai masa pemerintahan Wikramawardhana, Raja Kerajaan Majapahit sekitar tahun 1415. Dalam kitab Desawarnana atau Nagarakretagama yang ditulis pada tahun 1365, Candi ini disebut sebagai bangunan suci \u201cPalah\u201d yang dikunjungi Raja Hayam Wuruk dalam perjalanannya mengelilingi Jawa Timur. Di belakang candi utama di sisi timur terdapat sungai yang berhulu di gunung Kelud. Kompleks candi ini disusun dalam pola linear, beberapa candi perwara dan balai pendopo terletak di depan candi utama. Pengunjung dapat menjelajahi kompleks candi yang luas dan mengagumi relief dan arsitektur kuno yang mengesankan. Setiap destinasi wisata ini memiliki keunikan tersendiri, mulai dari rute perjalanan, kondisi aksesibilitas, kegiatan yang dapat dilakukan di tempat wisata tersebut, ciri khas tempat, hingga keunikannya. Anda akan mendapatkan pengalaman yang berbeda di setiap tempat. Sebagai penutup, De Karanganjar Koffieplantage adalah salah satu destinasi yang tepat untuk mengisi waktu libur sekolah dan belajar banyak tentang sejarah. Selain belajar sejarah di museum dan rumah lodji, pengunjung juga dapat menikmati program cross culture bersama bule yang tidak kalah seru dan menarik. Jadi, tunggu apalagi? Rencanakan liburan Anda sekarang dan jelajahi keindahan sejarah di Blitar!<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":4027,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[199],"tags":[268,354,403,402,340,347,270,263],"class_list":["post-4026","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wisata","tag-blitar","tag-destinasi","tag-libur","tag-mengisi","tag-sejarah","tag-sekolah","tag-untuk","tag-wisata"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4026","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4026"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4026\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4028,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4026\/revisions\/4028"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4027"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4026"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4026"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4026"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}