{"id":4165,"date":"2024-01-05T20:44:52","date_gmt":"2024-01-05T13:44:52","guid":{"rendered":"https:\/\/dekaranganjar.com\/?p=4165"},"modified":"2024-01-05T20:44:52","modified_gmt":"2024-01-05T13:44:52","slug":"menjadi-manusia-yang-merdeka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/menjadi-manusia-yang-merdeka\/","title":{"rendered":"Becoming an Independent Human Being"},"content":{"rendered":"<p>Written on 18 August 2020<\/p>\n<p>By: Wima Brahmantya<\/p>\n<p>\u201cApa makna kemerdekaan Indonesia bagi anda?\u201d<\/p>\n<p>That was the question someone asked me yesterday after the 17s ceremony at de Karanganjar.<\/p>\n<p>Jawaban atas pertanyaan ini tentu tidak sederhana. Maka saya menjawabnya dalam konteks pribadi selaku pengusaha di perkebunan  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"4165\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> yang dikelola keluarga kami.<\/p>\n<p>Ada banyak cerita tentang perkebunan  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"4165\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> ini pada masa kolonial Belanda. Salah satunya adalah bagaimana pada saat itu komoditi  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"4165\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> ternyata hanya boleh dinikmati oleh orang-orang Belanda saja, dan orang-orang pribumi dari golongan ningrat.<\/p>\n<p>What about the commoners?<\/p>\n<p>Ternyata mereka tidak dibolehkan menikmati  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"4165\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> yang ditanam di bumi mereka sendiri dengan tangan dan keringat mereka sendiri. Mungkin alasannya adalah  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"4165\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> yang dihasilkan tidak akan cukup untuk komoditi perdagangan jika penduduk lokal juga mengonsumsinya.<\/p>\n<p>Sebagai gantinya mereka boleh menikmati \u201cteh\u201d yang diseduh dari daun  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"4165\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> itu sendiri. Tentu saja kenikmatannya berbeda jauh, karena teh daun  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"4165\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> rasanya sangat pahit, meskipun penelitian menunjukkan bahwa teh daun  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"4165\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> ini baik untuk kesehatan.<\/p>\n<p>Maka \u201ckemerdekaan\u201d itu bagi saya adalah ketika kita bisa menyeruput  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"4165\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> yang ditanam dari bumi kita sendiri, yang dirawat dengan tangan dan keringat kita sendiri. Tentu saja termasuk mencari kesejahteraan dari bumi kita sendiri.<\/p>\n<p>Dan tahukah anda, bahwa \u201crasa merdeka\u201d itu semakin berapi-api tatkala mengingat bagaimana leluhur kami harus melayani \u201cmereka\u201d, dan saat ini \u201cmerekalah\u201d yang melayani kami?\u00a0<span class=\"x3nfvp2 x1j61x8r x1fcty0u xdj266r xhhsvwb xat24cr xgzva0m xxymvpz xlup9mm x1kky2od\"><img decoding=\"async\" class=\"xz74otr\" src=\"https:\/\/static.xx.fbcdn.net\/images\/emoji.php\/v9\/t3\/1\/16\/1f92d.png\" alt=\"\ud83e\udd2d\" width=\"16\" height=\"16\"><\/span><span class=\"x3nfvp2 x1j61x8r x1fcty0u xdj266r xhhsvwb xat24cr xgzva0m xxymvpz xlup9mm x1kky2od\"><img decoding=\"async\" class=\"xz74otr\" src=\"https:\/\/static.xx.fbcdn.net\/images\/emoji.php\/v9\/t1\/1\/16\/1f92b.png\" alt=\"\ud83e\udd2b\" width=\"16\" height=\"16\"><\/span><\/p>\n<p><a class=\"x1i10hfl xjbqb8w x6umtig x1b1mbwd xaqea5y xav7gou x9f619 x1ypdohk xt0psk2 xe8uvvx xdj266r x11i5rnm xat24cr x1mh8g0r xexx8yu x4uap5 x18d9i69 xkhd6sd x16tdsg8 x1hl2dhg xggy1nq x1a2a7pz xt0b8zv xzsf02u x1s688f\" tabindex=\"0\" role=\"link\" href=\"https:\/\/www.facebook.com\/hashtag\/de_karanganjar?__eep__=6&__tn__=*NK*F\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">#de_karanganjar<\/a><br>\n<a class=\"x1i10hfl xjbqb8w x6umtig x1b1mbwd xaqea5y xav7gou x9f619 x1ypdohk xt0psk2 xe8uvvx xdj266r x11i5rnm xat24cr x1mh8g0r xexx8yu x4uap5 x18d9i69 xkhd6sd x16tdsg8 x1hl2dhg xggy1nq x1a2a7pz xt0b8zv xzsf02u x1s688f\" tabindex=\"0\" role=\"link\" href=\"https:\/\/www.facebook.com\/hashtag\/dekaranganjarkoffieplantage?__eep__=6&__tn__=*NK*F\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">#jarkoffieplantage yard<\/a><br>\n<a class=\"x1i10hfl xjbqb8w x6umtig x1b1mbwd xaqea5y xav7gou x9f619 x1ypdohk xt0psk2 xe8uvvx xdj266r x11i5rnm xat24cr x1mh8g0r xexx8yu x4uap5 x18d9i69 xkhd6sd x16tdsg8 x1hl2dhg xggy1nq x1a2a7pz xt0b8zv xzsf02u x1s688f\" tabindex=\"0\" role=\"link\" href=\"https:\/\/www.facebook.com\/hashtag\/keboenkopikaranganjar?__eep__=6&__tn__=*NK*F\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">#keboenkopikaranganjar<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ditulis pada 18 Agustus 2020 Oleh : Wima Brahmantya \u201cApa makna kemerdekaan Indonesia bagi anda?\u201d Begitu pertanyaan yang dilontarkan seseorang kepada saya kemarin seusai upacara 17-an di de Karanganjar. Jawaban atas pertanyaan ini tentu tidak sederhana. Maka saya menjawabnya dalam konteks pribadi selaku pengusaha di perkebunan kopi yang dikelola keluarga kami. Ada banyak cerita tentang perkebunan kopi ini pada masa kolonial Belanda. Salah satunya adalah bagaimana pada saat itu komoditi kopi ternyata hanya boleh dinikmati oleh orang-orang Belanda saja, dan orang-orang pribumi dari golongan ningrat. Kalau rakyat jelata? Ternyata mereka tidak dibolehkan menikmati kopi yang ditanam di bumi mereka sendiri dengan tangan dan keringat mereka sendiri. Mungkin alasannya adalah kopi yang dihasilkan tidak akan cukup untuk komoditi perdagangan jika penduduk lokal juga mengonsumsinya. Sebagai gantinya mereka boleh menikmati \u201cteh\u201d yang diseduh dari daun kopi itu sendiri. Tentu saja kenikmatannya berbeda jauh, karena teh daun kopi rasanya sangat pahit, meskipun penelitian menunjukkan bahwa teh daun kopi ini baik untuk kesehatan. Maka \u201ckemerdekaan\u201d itu bagi saya adalah ketika kita bisa menyeruput kopi yang ditanam dari bumi kita sendiri, yang dirawat dengan tangan dan keringat kita sendiri. Tentu saja termasuk mencari kesejahteraan dari bumi kita sendiri. Dan tahukah anda, bahwa \u201crasa merdeka\u201d itu semakin berapi-api tatkala mengingat bagaimana leluhur kami harus melayani \u201cmereka\u201d, dan saat ini \u201cmerekalah\u201d yang melayani kami?\u00a0 #de_karanganjar #dekaranganjarkoffieplantage #keboenkopikaranganjar<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":4166,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[421,261,422,423,260,312],"class_list":["post-4165","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-meneer-notes","tag-manusia","tag-meneer","tag-menjadi","tag-merdeka","tag-notes","tag-yang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4165","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4165"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4165\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4168,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4165\/revisions\/4168"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4166"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4165"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4165"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4165"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}