{"id":4640,"date":"2024-02-14T21:30:09","date_gmt":"2024-02-14T14:30:09","guid":{"rendered":"https:\/\/dekaranganjar.com\/?p=4640"},"modified":"2024-02-16T21:36:59","modified_gmt":"2024-02-16T14:36:59","slug":"4-kuliner-legendaris-blitar-yang-wajib-dicoba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/4-kuliner-legendaris-blitar-must-try\/","title":{"rendered":"4 Legendary Culinary of Blitar that Must Be Tried"},"content":{"rendered":"<p>Talking about <strong>legendary culinary of Blitar<\/strong>This is, of course, an endless topic. Every day, we are treated to a variety of recipe innovations and dining recommendations from different <em>platform <\/em>social media.<\/p>\n<p>However, if we take a closer look at everyday life, there are some foods that have always been people's favourites, and as it turns out, they are foods that we often encounter on a daily basis.<\/p>\n<p>Blitar is one of the cities known for its legendary culinary specialities. Four of the most popular are pecel, soto, satay and es pleret.<\/p>\n<p>These foods are not only delicious, but also have a unique story behind them.<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Pecel<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Pecel Blitar has its own speciality. Compared to other pecels, Blitar's peanut sauce is more sweet, savoury and spicy.<\/p>\n<p>Pecel Blitar itself has become a culinary speciality and there are several legendary stalls in the city.<\/p>\n<p>One of the things that makes Pecel Blitar special is that Indonesia's first president, Bung Karno, loved Pecel Blitar rice.<\/p>\n<p>Bung Karno's favourite was pecel made by Mbok Rah, an itinerant pecel vendor in Blitar City. For one meal, 2-3 pieces of Mbok Rah's pecel rice can be sold out instantly.<\/p>\n<p>The distinctive feature of Pecel Blitar from other pecels is the texture of the chilli pecel, which is dominated by lime leaves and tamarind. Because Blitar is famous for its pecel culinary, souvenirs of sambal pecel Blitar have sprung up.<\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong>Soto<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Soto Blitar has its own speciality. Many soto stalls in Blitar are legendary and have their own charm.<\/p>\n<p>One of the famous ones is Soto Bok Ireng. Soto Bok Ireng is arguably one of Blitar's legendary culinary delights.<\/p>\n<p>This soto stall, located on Jl. Kelud, has been around since 1940. Soto Bok Ireng is a meat soto with beef intestines and liver.<\/p>\n<p>The flavour of the meat soto here is sweet savoury. Interestingly, the addition of petis and sambal adds to the enjoyment.<\/p>\n<p>The blend of flavours between the warm soto soup, the unique sweet soy sauce, and the distinctive chilli sauce really goes well together.<\/p>\n<p>Each mouthful of soto brings a sweet, savoury and slightly spicy taste that is quite comfortable in the mouth.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong>Satay<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Blitar satay has its own speciality. One of the places to eat that is famous for its delicious goat satay is Sate Kambing H. Sujito located on Jalan Dr Wahidin Number 12, Kepanjen Lor, Kepanjenkidul District, Blitar City.<\/p>\n<p>The tender goat meat and the spices that are perfectly absorbed make goat satay in this place a favourite among the people of Blitar.<\/p>\n<p>In addition, the clean dining area and friendly service make the experience of eating goat satay at H. Sujito's stall even more enjoyable.<\/p>\n<p>In addition, there is also Sate Kambing TGP which is quite popular in Blitar. Goat satay in this place is so familiar to the tongue of culinary lovers.<\/p>\n<p>TGP goat satay relies on quality main ingredients. Selected goat meat is thinly sliced and marinated in special spices that are appetising.<\/p>\n<p>Typical Blitar spices, such as sweet soy sauce, garlic, shallots and various other spices are used to give the mutton a delicious flavour.<\/p>\n<p>An interesting fact is that Blitar is also known as a producer of international standard skewers. Bumirejo Village, Kesamben District, Blitar Regency, is one of the centres for making skewers.<\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><strong>Pleret Ice <\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Es Pleret Blitar has its own speciality. Es pleret is a culinary speciality of Blitar that has been around for a long time.<\/p>\n<p>Pleret ice has a sweet taste from the coconut sugar, and the savoury addition of coconut milk makes it taste absolutely delicious.<\/p>\n<p>Each bite of pleret creates a harmony of sweet and savoury flavours that melt in the mouth, giving the taste buds a unique experience.<\/p>\n<p>Not only that, Es Pleret is also enriched with the presence of cendol and pieces of serabi as a special addition.<\/p>\n<p>Es Pleret is usually served in a long glass. A portion consists of pleret, pieces of pancake, cendol, and a splash of coconut milk and liquid brown sugar.<\/p>\n<p>It's a perfect blend to be enjoyed in the heat of Blitar. This ice pleret can be found in almost all corners of Blitar and one of the most famous sellers is on Anjasmoro Street.<\/p>\n<p>If you're looking for a different culinary experience,\u00a0<strong>De Karanganjar Koffieplantage<\/strong>\u00a0is the right place.<\/p>\n<p>Di sini, Anda bisa mencicipi berbagai jenis  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"4640\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> dan makanan khas Blitar sambil menikmati pemandangan perkebunan  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"4640\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> yang indah.<\/p>\n<p>Anda juga bisa belajar tentang proses pembuatan  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"4640\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a>, dari biji hingga menjadi secangkir  <a href=\"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/go\/kopi\/\"  class=\"lar_link lar_link_outgoing\" data-linkid=\"5844\" data-postid=\"4640\"  title=\"Kopi Robusta\"   target=\"_blank\" >coffee<\/a> yang nikmat.<\/p>\n<p>So, if you're in Blitar or planning to visit, don't miss the opportunity to taste its various culinary specialities.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berbicara tentang kuliner legendaris Blitar, tentu saja merupakan topik yang tak ada habisnya. Setiap hari, kita disuguhi berbagai inovasi resep dan rekomendasi tempat makan dari berbagai platform media sosial. Namun, jika kita melihat lebih dekat pada kehidupan sehari-hari, ada beberapa makanan yang selalu menjadi favorit masyarakat, dan ternyata, makanan-makanan tersebut adalah makanan yang sering kita jumpai sehari-hari. Blitar menjadi salah satu kota terkenal dengan berbagai kuliner khasnya yang legendaris. Empat di antaranya yang paling populer adalah pecel, soto, sate dan es pleret. Makanan-makanantersebut tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki cerita yang unik di baliknya. Pecel Pecel Blitar memiliki keistimewaan tersendiri. Dibanding pecel lain, bumbu kacang Blitar lebih manis, gurih, sekaligus pedas. Pecel Blitar sendiri sudah menjadi kuliner khas dan terdapat beberapa warung-warung legendaris yang ada di Kota Patria tersebut. Salah satu yang membuat Pecel Blitar istimewa adalah karena Presiden pertama Indonesia, Bung Karno, sangat menggilai nasi pecel Blitar. Favorit Bung Karno adalah pecel racikan Mbok Rah, seorang pedagang pecel keliling di Kota Blitar. Untuk sekali santap, 2-3 pincuk nasi pecel buatan Mbok Rah bisa ludes seketika. Ciri khas dari Pecel Blitar daripada pecel lainnya adalah, tekstur sambal pecelnya yang dominan dari daun jeruk dan asam Jawa. Karena Blitar terkenal dengan kuliner pecelnya, akhirnya bermunculan oleh-oleh sambal pecel Blitar. \u00a0 Soto Soto Blitar memiliki keistimewaan tersendiri. Banyak warung soto di Blitar yang sangat legendaris dan memiliki daya tarik tersendiri. Salah satu yang terkenal adalah Soto Bok Ireng. Soto Bok Ireng bisa dibilang merupakan salah satu kuliner legendaris Blitar. Warung soto yang berlokasi di Jl. Kelud ini sudah ada sejak tahun 1940. Soto Bok Ireng sendiri merupakan soto daging serta jeroan usus dan hati sapi. Cita rasa soto daging di sini adalah gurih manis. Menariknya lagi ada tambahan petis dan sambal yang makin menambah kenikmatan. Perpaduan rasa antara kuah soto yang hangat, kecap manis yang unik, dan sambal yang khas benar-benar berpadu sempurna. Setiap suapan soto membawa rasa manis, gurih, dan sedikit pedas yang cukup nyaman di mulut. \u00a0 Sate Sate Blitar memiliki keistimewaan tersendiri. Salah satu tempat makan yang terkenal dengan sate kambingnya yang lezat adalah Sate Kambing H. Sujito yang terletak di Jalan Dr. Wahidin Nomor 12, Kepanjen Lor, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar. Daging kambing yang empuk dan bumbu rempah yang meresap sempurna membuat sate kambing di tempat ini menjadi favorit masyarakat Blitar. Selain itu, tempat makan yang bersih dan pelayanan yang ramah membuat pengalaman makan sate kambing di warung H. Sujito semakin menyenangkan. Selain itu, ada juga Sate Kambing TGP yang cukup populer di Blitar. Sate kambing di tempat ini begitu akrab di lidah para pecinta kuliner. Sate kambing TGP mengandalkan bahan utama yang berkualitas. Daging kambing pilihan dipotong tipis dan direndam dalam bumbu khusus yang menggugah selera. Bumbu khas Blitar, seperti kecap manis, bawang putih, bawang merah dan berbagai rempah-rempah lainnya digunakan untuk memberikan cita rasa lezat pada daging kambing. Fakta menariknya, Blitar juga dikenal sebagai penghasil tusuk sate standar internasional. Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, merupakan salah satu sentra pembuatan tusuk sate. \u00a0 Es Pleret Es Pleret Blitar memiliki keistimewaan tersendiri. Es pleret merupakan kuliner khas Blitar yang sudah ada sejak dulu. Es pleret memiliki cita rasa manis dari gula jawa, dan ditambah gurihnya santan yang membuat rasanya benar-benar nikmat. Setiap gigitan pada pleret menciptakan harmoni rasa manis dan gurih yang meleleh di mulut, memberikan pengalaman unik kepada lidah yang mencicipinya. Tidak hanya itu, Es Pleret juga diperkaya dengan kehadiran cendol dan potongan serabi sebagai tambahan istimewa. Es Pleret biasanya disajikan dalam gelas panjang. Seporsinya terdiri dari pleret, potongan serabi, cendol, serta siraman kuah santan, dan gula merah cair. Benar-benar sebuah paduan sempurna untuk dinikmati di tengah panasnya cuaca Blitar. Es pleret ini bisa ditemukan di hampir seluruh penjuru Blitar dan salah satu penjual yang cukup terkenal ada di Jalan Anjasmoro. Jika Anda mencari pengalaman kuliner yang berbeda,\u00a0De Karanganjar Koffieplantage\u00a0adalah tempat yang tepat. Di sini, Anda bisa mencicipi berbagai jenis kopi dan makanan khas Blitar sambil menikmati pemandangan perkebunan kopi yang indah. Anda juga bisa belajar tentang proses pembuatan kopi, dari biji hingga menjadi secangkir kopi yang nikmat. Jadi, jika Anda berada di Blitar atau berencana untuk mengunjunginya, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi berbagai kuliner khasnya. \u00a0<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":4641,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[199],"tags":[268,318,266,498,309,263,312],"class_list":["post-4640","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wisata","tag-blitar","tag-dicoba","tag-kuliner","tag-legendaris","tag-wajib","tag-wisata","tag-yang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4640","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4640"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4640\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4644,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4640\/revisions\/4644"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4641"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4640"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4640"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dekaranganjar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4640"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}