Membicarakan wisata sejarah di Blitar sering kali membuat orang langsung teringat pada Makam Bung Karno. Padahal, Blitar memiliki banyak destinasi bersejarah lain yang menyimpan kisah menarik tentang perjuangan bangsa, perkembangan masyarakat, hingga warisan budaya yang masih terjaga hingga saat ini.
Bagi wisatawan yang ingin mengenal Blitar lebih dekat, mengunjungi situs-situs bersejarah dapat menjadi cara menarik untuk memahami identitas daerah yang dikenal sebagai Bumi Bung Karno sekaligus Kota Patria ini. Berikut lima wisata sejarah di Blitar yang layak masuk dalam daftar kunjungan.
1. Istana Gebang
Istana Gebang merupakan salah satu destinasi sejarah paling penting di Kota Blitar. Bangunan ini adalah rumah keluarga Bung Karno yang kini difungsikan sebagai museum. Dari luar, bangunannya tampak sederhana, tetapi di dalamnya tersimpan berbagai koleksi yang berkaitan dengan kehidupan keluarga presiden pertama Republik Indonesia tersebut.
Pengunjung dapat melihat foto-foto keluarga, perabot rumah tangga, hingga berbagai benda yang membantu menggambarkan kehidupan keluarga Bung Karno pada masa lalu. Berbeda dengan situs yang berfokus pada perjuangan politiknya, Istana Gebang menghadirkan sisi yang lebih personal dan manusiawi.
Karena itulah, Istana Gebang menjadi tempat yang tepat bagi wisatawan yang ingin mengenal Bung Karno dari sudut pandang yang berbeda.
2. Makam Bung Karno
Tidak lengkap membahas wisata sejarah di Blitar tanpa menyebut Makam Bung Karno. Kompleks makam ini merupakan salah satu destinasi sejarah dan ziarah paling terkenal di Indonesia. Setiap tahun, ribuan pengunjung datang dari berbagai daerah untuk mengenang jasa sang Proklamator.
Selain area makam, kawasan ini juga memiliki arsitektur yang menarik dengan sentuhan budaya Jawa. Suasana yang tenang membuat banyak pengunjung memanfaatkan kunjungan mereka untuk berziarah sekaligus mempelajari perjalanan hidup Bung Karno.
Keberadaan makam ini menjadi salah satu alasan mengapa Blitar dikenal luas sebagai Bumi Bung Karno.
3. Perpustakaan Proklamator Bung Karno
Masih berada di kawasan yang sama dengan makam, Perpustakaan Proklamator Bung Karno beserta museum yang berdampingan menjadi destinasi yang cocok bagi pengunjung yang ingin memperdalam pengetahuan sejarah. Gedung ini menyimpan berbagai arsip, buku, foto, rekaman, serta dokumentasi yang berkaitan dengan kehidupan dan pemikiran Bung Karno.
Perpustakaan ini tidak hanya dimanfaatkan oleh peneliti atau mahasiswa, tetapi juga wisatawan umum yang ingin mengenal lebih jauh gagasan-gagasan yang pernah disampaikan oleh Bung Karno. Kehadiran perpustakaan membuat wisata sejarah di Blitar tidak hanya berfokus pada peninggalan fisik, tetapi juga pada warisan pemikiran.
4. Monumen PETA dan Taman Makam Pahlawan Raden Wijaya
Lokasi lain di Blitar yang menarik untuk dikunjungi adalah kawasan Monumen PETA dan Taman Makam Pahlawan Raden Wijaya. Monumen PETA dibangun untuk mengenang peristiwa pemberontakan PETA Blitar pada 14 Februari 1945 yang dipimpin oleh Supriyadi sebagai bentuk perlawanan terhadap pendudukan Jepang.
Yang menarik, tepat di seberang kawasan monumen PETA terdapat Taman Makam Pahlawan Raden Wijaya. Di tempat ini dimakamkan sejumlah pejuang yang berjasa bagi bangsa Indonesia.
Kawasan ini menyimpan ironi sejarah yang menarik untuk dipelajari. Di satu sisi terdapat monumen yang mengenang perlawanan terhadap Jepang, sementara di sisi lain terdapat makam Tomegoro Yoshizumi, seorang warga Jepang yang kemudian dikenang sebagai salah satu pejuang kemerdekaan Indonesia.

Perkebunan Coffee De Karanganjar
5. De Karanganjar Koffieplantage
Terletak di tepi Kabupaten Blitar, De Karanganjar Koffieplantage menawarkan pengalaman wisata sejarah yang berbeda. Kawasan ini berkembang dari perkebunan coffee bersejarah yang masih mempertahankan berbagai peninggalan masa lalu, termasuk rumah lodji dan museum yang menyimpan berbagai macam koleksi.
Selain menikmati suasana heritage yang khas, pengunjung juga dapat mempelajari perjalanan industri coffee yang pernah menjadi bagian penting dari perkembangan ekonomi daerah. Keberadaan berbagai koleksi sejarah membuat kunjungan ke De Karanganjar tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga edukatif.
Bukan Sekadar Wisata Sejarah
Kelima destinasi tersebut menunjukkan bahwa wisata sejarah di Blitar memiliki ragam cerita yang menarik untuk dijelajahi. Mulai dari jejak Bung Karno, kisah perjuangan kemerdekaan, hingga warisan perkebunan yang masih bertahan hingga sekarang, semuanya menjadi bagian dari identitas Blitar yang terus hidup dan dapat dipelajari oleh generasi masa kini.
[]






