Napak tilas adalah kegiatan menelusuri kembali suatu rute atau tempat bersejarah dengan tujuan mengenang peristiwa masa lalu, meneladani perjuangan seseorang, dan mengambil nilai-nilai moral dari kejadian tersebut. Istilah ini secara harfiah berasal dari gabungan bahasa Jawa, yaitu napak yang artinya berjejak/menapak dan tilas yang berarti bekas atau rekam jejak.
Napak tilas Bung Karno di De Karanganjar menggabungkan wisata sejarah di tengah perkebunan coffee di Blitar.
Wisata Sejarah di Lereng Gunung Kelud
Banyak orang mungkin menganggap wisata sejarah identik dengan museum besar atau bangunan yang berada di pusat kota. Tak banyak yang tahu bahwa di pinggiran Kabupaten Blitar, terdapat sebuah destinasi yang memadukan sejarah, perkebunan, dan edukasi dalam satu kawasan, yaitu De Karanganjar Koffieplantage. Berada di tengah hamparan perkebunan coffee yang telah berdiri sejak masa kolonial, De Karanganjar menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin mengenal sisi lain sejarah Blitar.
Selain dikenal sebagai kawasan perkebunan coffee bersejarah, De Karanganjar juga menyimpan berbagai cerita masa lalu yang masih dapat ditelusuri hingga sekarang. Salah satunya adalah jejak yang dikaitkan dengan Bung Karno, menjadikan tempat ini menarik bagi pengunjung yang ingin melakukan napak tilas sejarah di Bumi Bung Karno.
Mengenal De Karanganjar Koffieplantage
De Karanganjar merupakan kawasan wisata heritage yang berkembang dari perkebunan coffee bersejarah di Kabupaten Blitar. Kawasan ini tidak hanya mempertahankan aktivitas perkebunan, tetapi juga menghadirkan berbagai fasilitas edukasi dan wisata yang memungkinkan pengunjung mempelajari perjalanan panjang industri coffee di Indonesia.
Hamparan kebun coffee, bangunan peninggalan masa kolonial, serta berbagai koleksi bersejarah menjadikan De Karanganjar memiliki karakter yang berbeda dibandingkan destinasi wisata pada umumnya. Pengunjung dapat melihat bagaimana perkebunan dikelola, mengenal proses pengolahan coffee, sekaligus memahami sejarah yang melatarbelakangi berdirinya kawasan ini.

De Karanganjar Koffieplantage
Rumah Lodji dan Atmosfer Hindia-Belanda
Salah satu bangunan yang paling menarik perhatian di De Karanganjar adalah rumah lodji. Bangunan ini merupakan peninggalan masa perkebunan yang hingga kini masih berdiri dan menjadi bagian penting dari kawasan wisata De Karanganjar.
Dari sisi arsitektur, rumah lodji menampilkan ciri khas bangunan era Belanda yang banyak ditemukan di perkebunan-perkebunan besar pada masa lalu. Ruangannya yang luas, teras yang lapang, serta berbagai detail bangunan memberikan gambaran tentang kehidupan di lingkungan perkebunan pada zamannya.
Rumah lodji bukan sekadar bangunan tua. Tempat ini menjadi pintu masuk untuk memahami sejarah kawasan perkebunan sekaligus berbagai peristiwa yang pernah terjadi di dalamnya. Suasana heritage yang masih terasa membuat banyak wisatawan tertarik menjadikan rumah lodji sebagai salah satu titik utama kunjungan di De Karanganjar.
Kamar Bung Karno di De Karanganjar
Salah satu bagian yang sering menarik perhatian pengunjung adalah keberadaan kamar yang dikaitkan dengan Bung Karno di dalam rumah lodji. Kehadiran ruang tersebut menjadi salah satu alasan mengapa De Karanganjar kerap disebut sebagai bagian dari jejak sejarah Bung Karno di Blitar.
Terlepas dari detail sejarah yang menyertainya, keberadaan ruang tersebut menambah nilai historis kawasan De Karanganjar. Pengunjung tidak hanya diajak napak tilas sejarah perkebunan, tetapi juga menelusuri hubungan tempat ini dengan tokoh penting dalam sejarah Indonesia.
Museum dan Koleksi Bersejarah De Karanganjar
Selain rumah lodji, De Karanganjar juga memiliki museum yang menyimpan berbagai koleksi. Koleksi yang dipamerkan memberikan gambaran mengenai teknologi pengolahan coffee, aktivitas perkebunan, hingga perjalanan perkebunan dari masa ke masa.
Melalui berbagai koleksi yang ditampilkan, pengunjung dapat melihat bagaimana sebuah perkebunan tidak hanya berperan sebagai pusat produksi, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan sosial dan ekonomi masyarakat di sekitarnya.
Paket Wisata Napak Tilas Bung Karno via De Karanganjar
Bagi wisatawan yang tertarik menelusuri jejak Bung Karno, De Karanganjar menawarkan paket wisata napak tilas Bung Karno di Blitar yang tak hanya mencakup kunjungan ke kamar Bung Karno di De Karanganjar, tetapi juga Istana Gebang sebagai rumah keluarga Bung Karno, Perpustakaan Proklamator dan Kompleks Makam Bung Karno, dan lain sebagainya.
Rute tersebut memungkinkan wisatawan melihat berbagai sisi kehidupan dan warisan Bung Karno, mulai dari lingkungan keluarga, pemikiran yang diwariskan melalui berbagai koleksi sejarah, hingga jejak yang masih dapat ditemukan di kawasan perkebunan bersejarah.
[]






