Sejarah coffee dimulai jauh sebelum menjadi minuman populer seperti sekarang. Dalam catatan umum, coffee pertama kali dikenal di wilayah Afrika Timur, khususnya Ethiopia. Dari sana, coffee menyebar ke Jazir
Blitar Herigate: Dari Pemberontakan PETA hingga Tomegoro Yoshizumi
Blitar identik dengan peristiwa pemberontakan PETA. Namun, tahukah Anda? Di Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden Wijaya yang ada di Blitar, terdapat satu nama yang mungkin membuat Anda heran. Nama itu ada
Misteri Fasad Istana Gebang yang Masih Kokoh Hingga Kini
Tahukah Anda, bangunan tua yang kerap disebut “Istana” di tengah Kota Blitar menyimpan cerita penting yang mengubah sejarah bangsa? Namanya Istana Gebang, sebuah fasad bangunan berarsitektur kolonial
Dari Berburu Takjil Hingga Seduhan Kopi Hangat Khas Blitar
Salah satu tradisi yang paling dinantikan setiap bulan Ramadhan adalah berburu takjil, makanan pembuka puasa yang lezat dan bervariasi. Takjil bukan hanya sekadar makanan untuk memecahkan puasa, tapi
Traces of the Struggle of 3 Heroes in Blitar: From Soeprijadi to Soekarno
Setiap tanggal 10 November, Indonesia memperingati Hari Pahlawan sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah berkorban demi kemerdekaan bangsa. Namun, di balik perayaan tersebut, terdap
Historical Tourism on the Slopes of Mount Kelud: From Besole Site to Karanganjar Coffee Plantation
Imagine yourself stepping back in time. In the middle of a vast expanse of green rice fields, stand the remains of a sturdy brick building. A gentle breeze carries whispers of the glorious story of the Kingdom of K
History of Blitar Coffee Plantations: From Forced Cultivation to Top Tourism
In the second half of the 19th century, the political situation in the Netherlands was characterised by the increasing influence of liberals. They aimed to gain greater opportunities for activity and organisation.










